Forever Palestine : Apa sumbangan kita?

Salam 1Malaysia, tiada apa yang dapat aku coretkan bila melihat dan mendengar video Sami Yusuf – Forever Palestine melainkan rasa sebak di dada dan menitis air mata mengenangkan Umat Islam yang terus ditindas di Palestin. Di mana bantuan daripada OIC dan Negara Islam yang lain. Kelemahan Pemimpin Islam yang sibuk bergaduh di negara sendiri berebut kuasa atas tiket demokrasi telah diambil alih oleh NGO seperti Freedom Flotilla untuk membantu Umat Islam di GAZA.

Ada juga yang bertanya mengapa Allah swt tidak membantu hambanya Umat Islam di GAZA. Bagaimanalah Allah nak membantu sekiranya Umat Islam sendiri tidak mahu membantu dirinya sendiri. Selagi Masjid dan Surau masih kosong bagaimanalah agaknya bantuan dan rahmat Allah boleh sampai kepada manusia? Mungkin kita tidak dapat membetulkan jiran, orang kampung, rakyat dan pemimpin tetapi yang pasti kita mampu membetulkan diri kita sendiri. Sumbangan kita di siang hari mengajak manusia dekat dengan Allah dan di malam hari sujud memohon Allah dekat kepada manusia dan memberi pertolongan kepada saudara Islam kita yang sedang ditindas tanpa kesudahan.

Marilah sama-sama kita mendoakan Rachel Corrie bersama 6 Rakyat Malaysia selamat sampai ke GAZA.

75 Comments

  1. Gaza…

    Harapanku semoga dihari-hari selanjutnya, aku mampu melakukan sesuatu yang lebih dari sekedar do’a untukmu, karena memang aku membutuhkanmu.

  2. Gaza…

    Keberadaanmu membuat banyak syuhada. Karenamu telah teruji keikhlasan seorang hamba kepada Rabb-Nya. Karenamu banyak harta menjadi jalan pemiliknya meninggalkan dunia ini dengan tersenyum.

  3. Gaza…

    Aku sangat malu. Karena dengan berbagai macam alasan aku mengatakan, “ hanya do’a yang bisa aku lantunkan untukmu.”

    Padahal kamu ada, agar kami yang mengaku beriman dapat berbuat lebih dari sekedar do’a. Keberadaanmu yang disediakan Allah Swt. untuk dapat membuat kami merealisasikan, “ bila saudara kita sakit, maka kita pun merasakannya.”

  4. Gaza…

    Seorang aktivis ( yang bersama suaminya ) berada di barisan Armada Kebebasan untuk Gaza, dalam rangka membawa bantuan kemanusiaan ke kotamu. Sang wanita itu menulis tentangmu. Aku membaca tulisannya dengan judulnya, “ Gaza tak membutuhkanmu!”

    Benar! Tulisan itu memang benar. Kamu memang tidak membutuhkan kami. Kamu sedikit pun tidak meminta kami untuk datang membantumu. Kamu memang tak butuh siapa-siapa. Karena kamu memang milik Allah, yang disediakan untuk orang-orang yang memang mempunyai getaran iman yang mantap, untuk selalu berdekatan hatinya padamu.

  5. Gaza…

    Aku malu. Sungguh aku malu. Bukan padamu. Tapi malu pada Ilahi. Karena getaran rasaku tidak sedalam orang-orang yang peduli padamu. Bahkan untuk nyawanya pun mereka seakan tak peduli, karena semuanya untukmu.

  6. Gaza…

    Aku melihat seorang aktivis wanita. Dia datang kepadamu dengan penuh senyum, sementara dia telah berwasiat baik tentang anak-anaknya maupun harta warisannya, kelak jika dia terkubur di tanahmu.

  7. Gaza…

    Aku tak mampu menuliskan tentangmu. Aku tak mampu merefleksikan kesedihanku. Aku juga tak mampu memberikan bait-bait apa yang sebenarnya aku rasakan padamu. Aku seperti menjadi tak berarti dihadapanmu.

  8. Aku sedikit gamang. Kemudian diam, memikirkan apa yang akan aku tulis. Terlalu banyak bahan yang terpapar jelas di media massa. Banyak hal yang bisa ditulis, sementara aku tak tahu apa yang akan aku sampaikan.

    “Jangan lupa menulis!” Batinku selalu memberikan alarm. Padahal biasanya aku mampu membuat jari jemariku menari dengan lincah untuk sesuatu yang aku pikirkan. Tapi kali ini untuk Gaza, aku seperti terbungkam di dalam gelap. Tak ada jalan yang bisa aku lakukan untuk memulai satu, dua kata. Ternyata saat ini aku tak mampu.

  9. Setelah berita penyerangan tentara Israel terhadap relawan pembawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza yang tergabung dalam Armada Kebebasan yang menewaskan sekitar 10 orang. Kawan-kawan di FLP menghimbau untuk menuliskan sesuatu tentangmu, Gaza!

  10. Sepanjang sejarah kita menyaksikan bahwa Palestina berabad-abad sejak Negara islam dipimpin oleh Khalifah Umar bin Khattab sampai Khalifah terakhir Abdul Hamid II adalah sebuah wilayah utuh dengan perlindungan dan ketenangan yang luarbiasa sampai akhirnya Negara Islam runtuh dan terkeratlah wilayah-wilayah Negara islam menjadi negara-negara kecil termasuk Palestina. Sehingga yang dibutuhkan Palestina saat ini bukan perkumpulan manusia dalam sebuah forum, tetapi perkumpulan manusia dalam sebuah negara yang bersatu dan berdaulat yaitu Daulah Khilafah . Dimana pemimpinnya atau Khalifah akan memberikan perlindungan yang luar biasa seperti para khalifah pendahulunya dan akan mengerahkan segala kemampuan untuk melawan setiap penyerangan dan penindasan yang selama ini dialamatkan kepada Palestina, tanpa mampu dihadang dengan kekuatan berimbang. Negara islam akan mengerahkan pasukan untuk melawan Israel dan Sekutunya yang selama ini berkomplot untuk mengancurkan Palestina dan menghapusnya dari peta dunia.

  11. Sesungguhnya yang diperlukan oleh Palestina bukan sekedar perundingan damai atau pertemuan para peminpin negeri kaum muslimin yang akhirnya selama bertahun-tahun urusannya diserahkan kepada DK PBB dan Mahkamah Kejahatan Internasional dan selama itu juga masalahnya tidak selesai bahkan semakin mengenosida rakyat Palestina.

  12. Semoga permasalahan Palestina menjadi titik tolak persatuan umat betapa pentingnya persatuan dalam wadah negara yaitu Daulah Khilafah Islam. Karena tanpa persatuian dalam sebuah negara maka mereka seperti buih dilautan. Jumlahnya banyak tetapi hilang diombang-ambing oleh ombak.
    .-= Bang Iwan´s last blog ..HASAN TIRO MENINGGAL =-.

  13. mayat2 bergelimpangan dimana mana,korban banyak berjatuhan
    derai air mata dan kehancuran terjadi dimana mana karna kebiadapan israel

    1. Ya Allah lindungi saudara kami di palestina
      berikan mereka kekuatan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini
      ya Allah sekalah air mata mereka dengan belaian kasih sayangmu
      hiburlah mereka dengan indahnya ukhuwah islamiyyah
      karna mereka tidak sendirian di dunia ini
      dan balaslah kekejaman mereka dengan azabMu pada yahudi israel dkk laknatullah
      .-= Bang Iwan´s last blog ..HASAN TIRO MENINGGAL =-.

      1. dimana si hati para tentara israel ketika mereka membombardir palestina…
        menembaki anak kecil
        “tak pernahkah mereka berfikir jika anak,keluarga dan kerabat mereka yang jadi korban”
        Tuhan…
        masih sanggup kah aku tuk melihat dan hanya menangis saja…

        Tuhanku..
        jadikanlah saudara-saudara di palestina orang yang slalu mengingatMU dan selalu dalam lindunganMu..dalam gema takbir yang mereka kumandangkan..AMIN…
        “untuk saudara ku,,PALESTINA”
        .-= Bang Iwan´s last blog ..HASAN TIRO MENINGGAL =-.

  14. yang membuat miris adalah anak anak yang menjadi korban kebiadapan israel
    sakit hati ini dibuatnya perih sangat perih yang kurasa
    spontan hati dan mulutpun ikut melaknak kekejaman israel
    air matapun tak terasa mengalir membasahi pipi ini.

    1. kita semua tahu bahwa palestina adalah negara yang teraniaya dari tanahnya dirampas sampai penduduknya dibunuh, kita patut menolong mereka walaupun hanya dengan seuntai doa semoga palestina aman damai temtram dan bisa mengambil haknya kembali. ami…n

Comments are closed.

OTHER POSTS

Subscribe to Denaihati

Dapatkan artikel terkini terus dalam email anda!