Benci Bilang Cinta

Salam 1Malaysia, kira-kira 22 tahun yang lalu aku menjejaki kaki di UKM, Bangi. Aku ni memang aktif orangnya terlibat dengan berbagai aktiviti sehingga terpilih menjadi Wakil Pelajar setelah menang Pilihanraya Kampus. Pada tahun ke dua aku membuat pilihan untuk tinggal di luar kampus walaupun terpilih untuk tinggal di  asrama. Kami berlima tinggal di rumah 2 tingkat dan yang paling menarik hanya kami sahaja jejaka separuh tampan yang ada di kawasan perumahan tersebut kerana yang lain semua rumah berkeluarga.

Teman-teman aku semuanya kacak belaka tapi aku ni bak kata P.Ramlee kacak tidak manis ada. Setiap hari berulang alik ke kampus dan setiap hujung minggu sibuk dengan seminar motivasi yang aku jadi salah seorang fasilitator cabuk. Biasalah darah muda mata ni suka juga menjeling sana dan sini. Adalah teman sekuliah yang aku suka tapi apa nak buat sebab aku ni harapkan manis je jadi bak kata orang patah hati cinta tidak berbalas. Berbelas tahun kami tak berjumpa sehingga terserempak bulan lepas ketika pesawat MAS aku terlewat lebih 6 jam. Agaknya itulah hikmahnya kena uji terkandas selama lebih dari 6 jam tu.

Suatu hari telefon di rumah bujang kami berdering dan ditakdirkan aku yang pick up. Rupanya gadis cun baris belakang rumah kami tersalah telefon. Dia nak call temannya di sebelah rumah tapi tersasar ke rumah bujang kami. Hari ini aku menyambut Ulang Tahun gadis cun itu untuk kali ke 21 sepanjang persahabat kami dan kali ke 16 tinggal satu bumbung sebagai suami isteri, susah dan senang bersama. Selama tempoh itu aku tidak pernah benci bilang cinta kepadanya.

HAPPY BIRTHDAY MY DEAR. I LOVE YOU FOREVER.

194 Comments

      1. Ketika dia berjalan dengan orang lain…….. ,
        Ingatlah ketika dia pernah berjalan disampingmu

        Ketika engkau merintih , menangis dan kecewa…… ….,
        Ingatlah ketika dia melimpahkan perhatiannya hanya padamu,
        ketika dia mengkhawatirkanmu, ketika dia setiap saat menghubungi untuk menghiburmu
        Curahan rasa Bang Iwan @ ..Hari Aids Sedunia 2010My Profile

        1. Ketika dia mencampakkanmu. …….
          Ingatlah ketika engkau mencintai dengan kasih tulusmu
          Ketika engkau berdoa untuk kebahagiaannya
          Ketika dimalam sunyi engkau lantunkan doa berharap Allah melindungi dan menyayanginya. …
          Ketika dalam Dhuhamu memohon Allah membukakan pintu rezeki untuknya
          Ketika setiap saat bibir lembutmu hanya melantunkan doa sucimu yang lirih untuknya
          Curahan rasa Bang Iwan @ ..Hari Aids Sedunia 2010My Profile

            1. Ketika Cinta tidak berbalas…
              Ingatlah engkau telah memberikan perhatian yang penuh kasih sayang..
              tulus ikhlas tiada batas , dan itukan kata hatimu dulu?
              Itulah kelebihanmu. … bersyukurlah untuk itu…..
              Curahan rasa Bang Iwan @ ..Hari Aids Sedunia 2010My Profile

  1. Dalam hidup ini adakalanya kita merasakan hati yang hampa, merasa diri paling menderita. Sering diperlakukan tidak adil. Musibah datang silih berganti, terkadang membuat trauma dan putus asa. Disakiti, dihina, dicemooh, dijatuhkan, dicuekin dan diterlantarkan.
    Curahan rasa Bang Iwan @ ..Hari Aids Sedunia 2010My Profile

    1. Sahabat , setiap kita dibekali oleh Allah kemampuan yang sama, kesempatan yang sama. Ketika terlahir keduniapun kita sama tidak membawa apa-apa. Dan ketika kelak kita kembali menghadapnya juga sama hanya membawa selembar kain kafan.
      Curahan rasa Bang Iwan @ ..Hari Aids Sedunia 2010My Profile

        1. Hidup yang singkat ini sudah sepantasnya kita nikmati dengan kebahagiaan yang utuh, menyenangkan . Untuk menikmati arti hidup itu sendiri. Untuk hidup yang lebih hidup.
          Saat nya kita berbahagia dengan apa yang ada.
          Kebahagiaan hanya dapat dinikmati oleh orang yang menginginkannya
          Kebahagiaan hanya pantas untuk orang yang memang dapat menikmatinya.
          Curahan rasa Bang Iwan @ ..Hari Aids Sedunia 2010My Profile

            1. Namun…
              Ketika Sidia pergi meninggalkan kita , berpindah kelain hati dan kitapun terluka. Duniapun seakan berhenti, Seakan kitalah orang yang paling menderita, Sakit, terluka, pilu…dan Cintapun berubah jadi benci.
              Curahan rasa Bang Iwan @ ..Hari Aids Sedunia 2010My Profile

            2. Ya Allah terimakasih atas karunia-Mu. Telah engkau berikan padaku cinta-Mu.
              Cinta yang kau titipkan pada hati hamba-Mu sehingga aku dapat merasakan cinta-Mu.
              Walau akhirnya cinta itu pergi….
              Engkau telah mengenalkan arti cinta sesungguhnya padaku.
              Saat cinta itu memang untukku, mungkin aku lupa mensyukurinya. ………
              Curahan rasa Bang Iwan @ ..Hari Aids Sedunia 2010My Profile

    1. Dan, janganlah pernah untuk mendustai hati kita, jika kita
      mencintainya, maka katakanlah ‘bahwa kita mencintainya’, dan kita apabila
      kita membencinya, maka jangalah pernah mendendam hingga membekas di hati
      kita, siapa tau orang yang kita benci, adalah orang yang kita cintai…
      Oleh karena itu, hargailah setiap perasaan hati kita…

      1. cinta memang anugrah yang terindah….dengan cinta kita dapat merasakan segalanya…dengan cinta kita bisa tertawa bahagia dengan cinta kita bisa menangis tersakiti,dengan cinta kita bisa hidup dan bertahan namun terkadang diantara rasa cinta rasa bencipun selalu ada dan hadir….setipis apakah rasa cinta dan benci itu?
        Curahan rasa Bang Iwan @ ..Hari Aids Sedunia 2010My Profile

      1. Rasa benci yang teramat sangat bisanya berubah menjadi rasa cinta. Hal itu sudah sering kita dengar sebelumnya. Tapi tahukah Anda bahwa hal tersebut bisa dibuktikan secara ilmiah.

        1. Professor Semir Zeki dari Universitas London melakukan penelitian dengan melihat gelombang otak seseorang. Sebanyak 17 orang laki-laki dan perempuan menjadi obyek dalam penelitian tersebut. Mereka diperlihatkan foto-foto orang-orang yang mereka cintai, benci dan yang sifatnya netral.

          Saat diteliti lebih jauh, area otak yang bekerja saat seseorang merasa cinta atau benci berdekatan. Gelombang otak saat seseorang merasa benci dan cinta pun hampir sama.
          Curahan rasa Bang Iwan @ ..Hari Aids Sedunia 2010My Profile

    1. Dengan bekal pemahaman agama yang mumpuni, pengamalan yang maksimal dan kepasrahan yang tinggi, seorang sufi (ahli tasawuf) adakalanya mendapatkan anugrah Cinta Ilahiyyah. Segala apa saja yang berkenaan dengan Sang Kekasih, baginya senantiasa mengingatkan padaNya.

      1. Ibnu ‘Atok dalam kitab Al Hikam menuliskan bait puisi kurang lebih artinya: setiap melihat ciptaan (makhluk) senantiasa mengingatkan kepada Sang Pencipta.

        1. Dengan Cinta itulah seseorang mencintai apa saja yang dicintaiNya. Dengan Cinta pula seseorang membenci apapun yang dibenciNya. Salah satu Hadits Qudsi kurang-lebih tarjamahnya berbunyi: “Jika hambaKu bertaqwa, tangannya adalah tanganKu, kakinya adalah kakiKu, telinganya adalah telingaKu, hatinya adalah hatiKu.” Pemaknaan paling sederhana dari Hadits Qudsi tersebut kira-kira; seseorang yang bertakwa itu menggunakan tangannya, kakinya, telinganya dan hatinya selalu sesuai dengan perintah Allah.

          1. jika cinta demikian membutakan, pernahkah kita tanyakan pada diri kita sendiri apakah kita telah mencintai seseorang karena Allah atau hanya karena nafsu? Atau jika benci demikian membakar, pernahkah kita tanyakan pada diri kita sendiri apakah kita telah membenci seseorang karena Allah atau hanya karena nafsu?
            Curahan rasa Bang Iwan @ ..Hari Aids Sedunia 2010My Profile

            1. Cinta dan benci adalah dua sifat fitrah yang selalu melekat pada diri manusia, kapan pun dan di mana pun dia berada. Kedua sifat tersebut merupakan karunia dari Allah sejak manusia diciptakan. Cinta tidak selalu bermuatan positif; demikian pula sebaliknya, benci tidak selalu bermuatan negatif, sebagaimana yang dipahami oleh banyak orang.

        1. benci itu hanya akan membuat kita rugi dan sengsara serta tersiksa karena biasanya benci itu menimbulkan sesuatu hal yang negative yang mengakibatkan penyesalan karena benci itu erat kaitannya dengan hawa nafsu, sedangkan cinta itu murni dan menimbulkan suatu energi positif ataupun dampak positif karenanya

          1. Cinta itu telah memberikan rasa indah yang belum pernah didapatkan selama perjalanan hidup ini. Rasa suka akan sesuatu dan banyak hal dari Nya wujud yang menimbulkan cinta tersebut…
            Tapi benci? Musuhnya cinta, karena aku tidak ikhlas (rela sepenuh hati) dengan keadaan yang membuat aku menjadi kecewa. Salah satu sifat dalam diri manusia yang udah dikasih sama Tuhan, tapi dia malah memilih energi negative untuk menguasai dirinya itu.

            1. Dinding antara cinta dan benci memang sangat tipis. Ketika orang sedang dilanda cinta, hal sejelek apapun yang terdapat pada pasangan dipandang sangat indah, tapi ketika rasa cinta berubah menjadi benci hal sebaik apapun yang terdapat pada pasangan dianggap jelek. Padahal mungkin penyebab perasaan tersebut berbalik cuma sepele dan bisa diselesaikan kalau memang diantara kedua pasangan saling menghilangkan ego.
              Curahan rasa Bang Iwan @ ..Hari Aids Sedunia 2010My Profile

            2. ketika kita mencintai sesuatu jangan sampai berlebihan, karena rasa cinta suatu saat bisa berubah menjadi rasa benci. Jangan sampai rasa cinta kita pada sesuatu melebihi rasa cinta kita pada sang pencipta…
              Curahan rasa Bang Iwan @ ..Hari Aids Sedunia 2010My Profile

    1. Hasad adalah iri dan bersikap dengki terhadap orang atau kelompok lain, bahkan sebisa mungkin, berupaya menjatuhkan dan menghilangkan semua kepemilikan seseorang yang dianggap lawannya itu.

      1. Dari sini hasud berubah wujud menjadi hasutan, bagaimana merekayasa isu dan gosip tanpa fakta untuk turut meyakinkan orang lain, agar sama-sama membenci bahkan menganiaya orang atau kelompok tertentu.

        1. Benci yang hasud seperti di atas dilarang Rasulullah SAW, sabdanya, “Jauhilah oleh kalian sikap hasud, karena hasud itu niscaya akan memakan amal kebaikanmu layaknya api menghanguskan kayu bakar” (HR. Abû Dâwûd).

          1. Wajah seorang muhâsid (pelaku hasud) tak lain seorang provokator yang senang mengadu-domba antarsesama, menabur fitnah, serta wujud dari kerja sama dalam menebar dosa (al-itsm) dan permusuhan (al-‘udwân). Mereka diancam Nabi SAW. tidak akan masuk surga, karena mencoba memutuskan pertalian kasih dan sayang antarsesama manusia (HR. Bukhârî-Muslim).

            1. Dalam konteks Islam, shilat-u ar-rahmi (shilah, menghubungkan; dan rahmi, berasal dari rahim yang sama) merupakan keharusan menyemaikan perdamaian dan keharmonisan hidup antarinsan. Inilah inti rahmat-an lil-‘âlamîn; mencintai dan membenci karena Allah akan mendatangkan rahmat, sebaliknya, jika sesuai seleranya sendiri, terancam kepedihan azab-Nya. Dalam arti, tidak turunnya rahmat dan bertaburnya benih-benih perpecahan dan perselisihan

            2. Agar kecintaan tumbuh dan bersemai dalam diri setiap insan, Rasulullah mengajarkan, “Wahai sekalian manusia, sebarkanlah salam (kedamaian), berilah makan orang yang membutuhkan, sambungkanlah tali persaudaraan, dan shalatlah Tahajjud pada sepertiga malam (introspeksi), niscaya kamu akan masuk surga dengan damai” (HR. Imâm Tirmidzî).

            3. Demikian sebaik-baik kecintaan dalam Islam. Kedamaian ditebarkan untuk dan kepada siapa pun. Seorang muslim sejati ialah apabila, orang lain selamat dari ulah lisan, tangan, maupun kewenangannya

    1. Bagi seorang Muslim, cinta dan benci itu harus berdasarkan proporsionalisasi syarî’at. Karena, bisa jadi, apa yang kita cintai itu justru sesuatu yang buruk, dan sebaliknya membenci sesuatu yang sebetulnya baik buat kita (Qs.2:216).

        1. Dalam Islam, cinta seseorang haruslah berlandaskan kepengikutan (ittiba’) dan ketaatan. Sebagaimana firman-Nya, “Jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku (Rasulullah), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu” (Qs.3:31-32).

          1. Salah satu cinta yang diajarkan Rasulullah SAW. diantaranya adalah, mencintai dan mengasihi sesama. Kecintaan ini, sebagaimana pernah dicontohkan beliau, tak pernah dibedakan antara Muslim dan non-Muslim. Bahkan, tidak dibenarkan jika kita tidak berbuat adil kepada suatu kaum misalnya, hanya karena benci kepada mereka (Qs.5:8).

            1. Ajaran cinta Islami yang mesti disemaikan bukanlah sebatas sesama Muslim. Tetapi justru sesama manusia dan sesama makhluk. Rasulullah SAW. bersabda, “Hakikat seorang Muslim adalah, mencintai Allah dan Rasul-nya, sesamanya, serta tetangganya, melebihi atau sebagaimana ia cinta kepada dirinya sendiri” (HR. Imâm Bukhârî).

            2. Kecintaan yang terekspresikan akan menjadi amal saleh buat pelakunya. Maka dari itu, kecintaan maupun kebaikan, meskipun baru tersirat dalam hati dan belum terlaksana, tetap akan mendapat pahala di sisi Allah.

            3. Sebaliknya, kebencian yang tersimpan dalam lubuk hati di samping sebuah kewajaran, juga tidak dicatat sebagai keburukan, hingga niatnya itu betul-betul dilakukan (al-Hadits).

    1. Tergantung keadaan saat itu, situasi dan kondisi dari dalam diri ataupun dari luar diri dan lingkungan tersebut, stimulus yang memberi jawaban untuk saat itu.

      1. Jadi, antara dua pilihan mana yang lebih kuat itu tidak konsisten pada penjawab dan 2 penjawab/ lebih belum tentu sama dengan alasan masing2, bersamaan dengan waktu dan keadaan si penjawab tersebut. Aku pilih cinta, karena benci cenderung negative kecuali membenci yang dibenci oleh-Nya.

        1. Cinta walaupun cinta juga sering kali memiliki nilai2 negatif bagi yang salah penempatannya.. mm.. dari vokalnya aja lebih enak didenger daripada benci..

          1. Cinta dan benci karena Allah, itu yang paling kuat dan dua-duanya dibutuhkan dan dua-duanya benar pada saat yang tepat karena alasan yang tepat, nah kadarnya itu tergantung alasannya. Dua-duanya netral Ren, kadang cinta yang harus lebih kuat dan kadang pula benci yang harus lebih kuat, benci pada kesyirikan, cinta pada kebaikan,

  2. benci itu hanya akan membuat kita rugi dan sengsara serta tersiksa karena biasanya benci itu menimbulkan sesuatu hal yang negative yang mengakibatkan penyesalan karena benci itu erat kaitannya dengan hawa nafsu, sedangkan cinta itu murni dan menimbulkan suatu energi positif ataupun dampak positif karenanya.

  3. Dinding antara cinta dan benci memang sangat tipis. Ketika orang sedang dilanda cinta, hal sejelek apapun yang terdapat pada pasangan dipandang sangat indah, tapi ketika rasa cinta berubah menjadi benci hal sebaik apapun yang terdapat pada pasangan dianggap jelek.
    Curahan rasa Bang Iwan @ ..Alexandria Mills Miss World 2010My Profile

    1. Nah, gimana orang yang sengsara karena cinta sebenarnya cintanya itu yang perlu dipertanyakan, itu bukan cinta tapi nafsu tuk memiliki, kalo masalah kesulitan dan resiko yang ditempuh semua hal memiliki resiko dan halangan

      1. Karena diriku tidak bisa membenci sekuat mencintai, karena sekuat apapun rasa benci itu akan selalu luluh oleh cinta. Kebencian hanya menyebabkan keterpurukan dan cinta dapat membuat seseorang grow stronger n stronger. Orang yang jadi lebih kuat karena membenci sesungguhnya lemah, karena dia tidak dapat menaklukan rasa benci di dalam dirinya… Yiiihaaaa!

  4. Duh .. kata-kata diatas seperti menampar aku saat ini. Pada saat membenci itu aku tidak ingin sama sekali mencintai, apa gunanya ? , tidak akan ada lagi cinta untuk rasa benci ini. Aku buat sebuah keputusan dengan rasa benci . Hmmm keputusan yang akhirnya tidak menjadi nyata ketika semua kebencian hilang karena rasa cinta ternyata lebih mewabah didalam nya . Cinta menunggu saat yang tepat untuk bersuara.
    Curahan rasa Bang Iwan @ ..Alexandria Mills Miss World 2010My Profile

      1. Di tempat lain, ketika rasa cinta memang sudah tidak ada , kebencian tidak boleh hadir menggantinya. Ya aku tidak boleh membencinya , kami bisa bersahabat, kami bisa bersaudara, kami bisa bersama untuk memberi kebahagian untuk dua mutiara cinta yang ada.

        1. Batas cinta dan benci konon setipis kulit bawang. Kepada orang yang (pernah) kita cinta setengah mati, suatu saat kita bisa benci ¾ mati.

            1. Ketakutan akan penolakan, telah menjadi teror yang menyeramkan dalam kehidupan, yang mewarnai kisah nyata umat manusia, juga skenario rekaan di layar sinema.

            2. Kita kadang sulit menakar, mana yang lebih perih: cinta yang tak pernah diucapkan, atau cinta yang terucap, tetapi berujung penolakan.

            3. Apakah kita punya hak membenci seseorang, hanya karena dia tidak menerima hati yang kita berikan? Apakah kita boleh mengatakan, “Karena cintaku tak kau butuhkan, berarti yang kau perlukan dariku adalah kebencian?”

Comments are closed.

OTHER POSTS

Subscribe to Denaihati

Dapatkan artikel terkini terus dalam email anda!