Aku sekeping TANAH

Teman-teman aku baru je balik mencari sedikit ILMU tu yang tak sempat nak update blog. Bagi yang tunggu result contest RM500 ..sabar ya..insyallah result 2-3 hari lagi.

Kali nak cerita TANAH. Sekeping TANAH jika dibiarkan dan terbiar pasti akan ditumbuhi lalang, naik belukar, jadi hutan rimba yang dipenuhi pelbagai binatang yang kecil dan besar yang boleh dimakan dan yang boleh memakan. Manusia pasti takut nak masuk hutan belukar.

TANAH yang di tanam dengan pelbagai pokok buah-buahan atau sayur-sayuran pasti disukai bukan sahaja Manusia tetapi juka binatang seperti burung dan unggas. Memberi hasil yang boleh menjimatkan dan juga meningkatkan ekonomi Manusia. Tetapi TANAH yang ditanam jika tidak diuruskan juga boleh ditumbuhi lalang dan jadi tidak subur. TANAH yang baik MESTI terus diuruskan, dibaja, disiram dan dibuang lalang yang tubuh berterusan sehingga bila-bila.

“Kemudian diciptakanlah Adam oleh Allah s.w.t. dari segumpal tanah liat, kering dan lumpur hitam yang berbentuk. Setelah disempurnakan bentuknya ditiupkanlah roh ciptaan Tuhan ke dalamnya dan berdirilah ia tegak menjadi manusia yang sempurna”.

Iblis merasa dirinya lebih mulia, lebih utama dan lebih agung dari Adam, kerana ia diciptakan dari unsur api, sedang Adam dari tanah dan lumpur“.

Begitulah MANUSIA yang dijadikan ALLAH swt dari TANAH jika dibiarkan dan tidak dibajai jasmani dan rohani ……jadi APA AGAKNYA YA???

~Terima Kasih~

34 Comments

  1. Maka berbuat baiklah kepada ibumu, karena segala kesuksesan, kekayaan, dan kebahagiaanmu sepenuhnya bersumber dari kekuatan doa ibu. Sebaliknya, segala sebab kejatuhan, kehinaan, dan kemiskinan akan seketika menghajarmu akibat doa buruk ibu yang tersakiti hatinya.

  2. Secara TEKNIS dan ILMIAH saya tidak bisa menjawab, tetapi ada tertulis di dalam kitab suci, kalo manusia di CIPTAKAN oleh Tuhan yang Maha Kuasa dari tanah liat, kemudian di hembuskan ruh oleh-Nya, dan patung yang di bentuk dari tanah liat itu pun hidup, ini adalah leluhur kita Adam.

    1. “Dan Allah menumbuhkan kamu sebagai suatu tumbuhan dari
      tanah, dan kemudian Dia akan mengembalikan kamu kepadanya,
      Dia akan mengeluarkan kamu lagi, sebagai suatu keluaran
      baru.” (QS 71 :17-18)

      1. “Dari (tanah) itulah Kami,[5] membentuk kamu dan kepadanya
        Kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya Kami akan
        mengeluarkan kamu pada kali yang lain. ” (QS 20:55)

        1. Aspek spiritual asal manusia dari tanah ini ditekankan oleh
          kenyataan bahwa kita mesti kembali ke tanah setelah kematian
          dan juga oleh gagasan bahwa Tuhan akan mengeluarkan kita
          lagi pada Hari Pengadilan, suatu makna spiritual yang,
          sebagaimana telah kita lihat, juga ditegaskan oleh Bibel.

Comments are closed.

OTHER POSTS

Subscribe to Denaihati

Dapatkan artikel terkini terus dalam email anda!