Mimbar Jumaat : Mengawal Pandangan mata dan memelihara kemaluan

Assalamualaikum dan salam 1Dunia, Jumaat sempena penghulu segala hari aku ingin berkongsi beberapa komen daripada teman-teman blogger di beberapa entri yang lepas semuga ianya boleh menjadi pengajaran dan juga peringatan kepada kita. Memang menjadi tanggungjawab untuk ingat mengingati antara satu sama lain dan blog adalah salah satu wadah untuk kita berkongsi ilmu.

1. Bro Munir di entri 4700 kes zina setiap hari di kalangan umat Islam di Malaysia berkongsi pandangan : Rasul pernah memerintahkan Ali bin Abi Thalib untuk memalingkan pandangannya saat ia dengan tidak sengaja melihat wanita bukan mahramnya. “Wahai Ali, janganlah engkau susuli pandangan dengan pandangan lagi, karena yang pertama menjadi bagianmu dan yang kedua bukan lagi menjadi bagianmu.” (HR Ahmad, Tirmidzi dan Abu Daud).

Rasul pernah memerintahkan Ali bin Abi Thalib untuk memalingkan pandangannya saat ia dengan tidak sengaja melihat wanita bukan mahramnya. “Wahai Ali, janganlah engkau susuli pandangan dengan pandangan lagi, karena yang pertama menjadi bagianmu dan yang kedua bukan lagi menjadi bagianmu.” (HR Ahmad, Tirmidzi dan Abu Daud).

Dalam Al quran, Allah SWT memerintahkan menjaga pandangan sebelum perintah memelihara kemaluan. Sebab, menjaga pandangan adalah langkah awal menjaga kemaluan. Mampu menjaga kemaluan akan menutup celah maksiat yang lain. Seks bebas, aborsi, pemerkosaan dan pembunuhan yang kerap dilakukan para penikmat media porno. Semuanya berawal dari ketidakmampuan mereka menjaga pandangan.

Dalam konteks sekarang, menjaga pandangan tentu saja tidak cukup. Diperlukan upaya sistematis untuk “menghilangkan” atau minimal “membatasi” media-media yang berbau pornografi. Salah satunya dengan diberlakukannya peraturan yang “serius” untuk mengatur hal tersebut. Wallaahu a’lam.

2. Abang Iwan di entri Bertudung untuk fesyen atau ikut syariat berkongsi pandangan juga : Pada dasarnya, hukum berjilbab bagi seorang wanita muslim adalah wajib seperti layaknya wajibnya sholat lima waktu bagi muslim yang sudah baligh. Kenapa wajib? Karena seperti halnya sholat lima waktu, perintah berjilbab pun ada dalilnya di dalam Al Qur’an, merupakan perintah yang datangnya langsung dari Allah SWT. Sebagaimana firman Allah di dalam QS. Al Ahzab : 59 yang artinya :“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Dan ternyata perintah berjilbab tidak hanya ditegaskan sekali saja, namun masih ada ayat lain yang juga memperkuat hukum berjilbab : “Dan katakanlah kepada para wanita yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya….” ( QS. An-Nur: 31).

Semuga pengkongsian ini akan menjadikan pembaca manusia yang diredhai Allah S.W.T insyallah.

[ad#nuffnang336]

37 Comments

  1. sungguh menakutkan! apatah lagi untuk melakukan seperti contoh tersebut amatlah sukar untuk kehidupan kini.

    yang memberi santapan MATA (yang terdedah aurat) dan yang punyai MATA (yang melihat) seolah-olah satu budaya kini.

    betapa cantik psikologi islam yang sepatutnya kita ikuti dan jadikan tauladan kisah-kisah yang dipaparkan untuk kita merujuk.
    Curahan rasa megat @ ..Salam Aidilfitri 2011, Merdekakah Kita!?My Profile

    1. Nongkrong di pinggir jalan untuk mencuci mata menikmati pemandangan alam yang indah dan penuh pesona sudah menjadi adat sebagian orang. Namun yang menjadi pertanyaan adalah alam apakah yang semakin indahnya sehingga menjadikan para pemuda begitu banyak yang tertarik dan terkadang merasa nongkrong hingga berjam-jam?Ternyata alam tersebut adalah wajah manis para wanita.
      Curahan rasa Bang Iwan @ ..Video Penyerangan Pondok Pesantren YAPI PasuruanMy Profile

      1. Apalagi sampai terlontar dari sebagian mereka pemahaman bahwa memandang wajah manis para wanita merupakan ibadah yang dalih. “Saya tidaklah memandang wajah wanita karena sesuatu(hawa nafsu), namun jika saya melihat mereka saya berkata, Maha Suci Allah, Pencipta Yang Paling Baik

  2. “sesungguhnya dunia itu manis nan menawam, dan sesungguhnya Allah memberikan pengusaannya kepada kamu sekalian, kemudian Dia melihat apa yang kamu kerjakan. Maka berhati-hatilah kamu terhadap(godaan) dunia dan wanita, karena sesungguhnya sumber bencana Bani israil adalah wanita” (H.R Muslim)

    1. Marilah kita pilih untuk melihat hanya yang dihalalkan Allah dan
      memalingkan pandangan dari sesuatu yang haram, melihat wanita yang
      berpakaian tidak halal “tahan pandangan !”, Insya Allah kita akan
      merasakan manisnya iman.

      1. Termasuk melihat lawan jenis yang akan menggelincirkan, semakin tertahan semakin terjaga hati ini, percayalah kita tidak akan bisa bahagia dengan mengobral pandangan terhadap apapun yang diharamkan, kita akan jauh lebih nikmat ketika kita mempunyai keberanian untuk menahan, tahan….!, tahan…! Palingkan pandangan dari yang tidak halal.

        1. Lebih baik kita nikmati membaca Al Qur’an, membaca hadits-hadits yang dapat membuka hati kita daripada kita obral mata kita melihat sesuatu yang akan mengeraskan hati dan merusak lezatnya iman.

          1. Mahasuci Allah yang telah membekali kita pandangan, pendengaran, dan hati agar kita bersyukur. Maha indah Kasih Sayang-Nya yang telah mengizinkan kita untuk menikmati warna-warni alam semesta, aneka rupa bentuk benda-benda. Shalawat mari kita lantunkan pada Rasul Muhammad terkasih, yang telah menunjukkan pada kita, bagaimana semestinya kita menggunakan anugerah Allah yang berupa mata ini.
            Curahan rasa Bang Iwan @ ..Arrival Dwi Sentosa Pencipta Artav AntiVirusMy Profile

            1. Sesungguhnya, mata kita adalah gerbang maksiat. Siapa saja yang kurang mampu menjaga pandangannya dari sesuatu yang diharamkan, maka sedikit demi sedikit ia akan terjerumus ke dalam jerat syetan. Berawal dari mata, kemudian kaki berpindah ingin mendekat dan seterusnya, hingga akhirnya sangat mungkin akan menjerumuskan manusia pada perzinahan.
              Curahan rasa Bang Iwan @ ..Arrival Dwi Sentosa Pencipta Artav AntiVirusMy Profile

Comments are closed.

OTHER POSTS

Subscribe to Denaihati

Dapatkan artikel terkini terus dalam email anda!