Aku jumpa Lailatul Qadar

September 19, 2009

Islam

Dengan amalan yang ada ni rasanya belum layak untuk aku berjumpa dengan Lailatul Qadar. Aku memang tidak sibuk mencari tanda-tanda Lailatul Qadar. Aku hanya selalu berdoa semuga Allah pilih aku dapat beribadah dan berdoa di malam Lailatul Qadar yang insyallah boleh merubah kehidupan aku dan keluarga.

Mengikut kitab Duratun Nasihin oleh Usman Alkhaibawi, Lailatul Qadar dinamakan dengan Qadar yang ertinya ketentuan kerana pada malam itu ditentukan semua urusan, hukum, ketentuan rezeki dan waktu kematian serta apa-apa juga yang terjadi pada tahun itu sampai tahu yang akan datang.

Alhamdulillah Ramdhan tahun lepas aku juga tidak bertemu Lailatul Qadar tetapi rasanya Allah telah memilih aku untuk beramal dan berdoa di malam Lailatul Qadar kerana ada rasa kelainan dalam kehidupan ini. Lailatul Qadar ini adalah malam yang lebih baik daripada 1000 bulan yang Allah anugerahkan hanya kepada umat Nabi Muhamad SAW. Lailatul Qadar ini adalah hadiah yang tidak terhingga yang Allah hadiahkan secara ghaib kepada kita.

Oleh kerana Lailatul Qadar ini hadiah yang ghaib maka majoriti daripada umat Islam tidak lansung ambil kisah dan merasakan persiapan Aidil Fitri lebih penting daripada mencari Lailatul Qadar. Malanglah bagi kita yang tidak mengambil kesempatan mencari hadiah daripada Allah, hadiah yang bukan sahaja bermanafaat di dunia malah yang lebih penting di akhirat.

Insyallah jika kita terlupa tahun ini maka berusaha kita dari awal untuk mencari Lailatul Qadar pada Ramadhan tahun depan. Insyallah Lailatul Qadar boleh merubah untung nasib kita.

Like this story? Please consider share and leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.
, , , ,

Terima kasih singgah dan membaca rasa hati yg dikongsi

1. Klik cara untuk claim Rewards.
2. Klik Setiap backlinks dibayar RM0.02.
4. Jadi Rakan Niaga eQurban.com berniaga sambil beramal.
5. Suka kami? Klik FB Like, Retweet dan Google + 1 dan Follow @Denaihati

  • munir ardi August 31, 2010 at 9:50 am

    SEMOGA KITA beroleh kemuliaan untuk mendapati lailatul qadar

  • Bang Iwan August 27, 2010 at 3:11 pm

    Lailatul Qadar atau Lailat Al-Qadar (bahasa Arab: لَيْلَةِ الْقَدْرِ ) (malam ketetapan) adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadhan, yang dalam Al Qur’an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dan juga diperingati sebagai malam diturunkannya Al Qur’an. Deskripsi tentang keistimewaan malam ini dapat dijumpai pada Surat Al Qadar, surat ke-97 dalam Al Qur’an.

    • Bang Iwan August 27, 2010 at 3:12 pm

      Penetapan dan pengaturan sehingga Lailat Al-Qadar dipahami sebagai malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup manusia. Penggunaan Qadar sebagai ketetapan dapat dijumpai pada surat Ad Dukhan ayat 3-5 : Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Quran) pada suatu malam, dan sesungguhnya Kamilah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan semua urusan yang penah hikmah, yaitu urusan yang besar di sisi Kami
      Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Lapar yang Membawa HikmahMy Profile

      • Bang Iwan August 27, 2010 at 3:12 pm

        Malam tersebut adalah malam mulia tiada bandingnya. Ia mulia karena terpilih sebagai malam turunnya Al-Quran. Penggunaan Qadar yang merujuk pada kemuliaan dapat dijumpai pada surat Al-An’am (6): 91 yang berbicara tentang kaum musyrik: Mereka itu tidak memuliakan Allah dengan kemuliaan yang semestinya, tatkala mereka berkata bahwa Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada masyarakat

        • Bang Iwan August 27, 2010 at 3:13 pm

          Malam tersebut adalah malam yang sempit, karena banyaknya malaikat yang turun ke bumi, seperti yang ditegaskan dalam surat Al-Qadr. Penggunaan Qadar untuk melambangkan kesempitan dapat dijumpai pada surat Ar-Ra’d ayat 26: Allah melapangkan rezeki yang dikehendaki dan mempersempit (bagi yang dikehendaki-Nya)
          Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Lapar yang Membawa HikmahMy Profile

  • Bang Iwan August 27, 2010 at 3:04 pm

    Kita harus meningkatkan nilai-nilai ibadah kita dibulan Ramadhan dengan prinsip malam ini lebih baik dari malam kemarin dan seterusnya, dan berharap pada Allah SWT agar diberi taufik untuk beribadah pada malam Lailatul Qadr, sehingga kita mendapatkan ucapan salam dari para malaikat yang turun ke bumi dan masuk ke setiap rumah orang-orang mu’min untuk memberikan salam dan mendoakan kepada penghuni rumah.
    Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Lapar yang Membawa HikmahMy Profile

    • Bang Iwan August 27, 2010 at 3:04 pm

      Bahkan di riwayatkan didalam hadist oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam didalam khutbahnya: “Barangsiapa memberikan makanan untuk orang berbuka puasa dari hartanya yang halal maka malaikat memintakan ampunan dari Allah atas dosa-dosanya sepanjang bulan Ramadhan dan disaalmi oleh Jibril Alaihis Salaam dimalam Lailatul Qadr dan barang siapa yang disalami oleh jibril niscaya lembut hatinya dan banyak air matanya”.
      Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Lapar yang Membawa HikmahMy Profile

      • Bang Iwan August 27, 2010 at 3:05 pm

        Dan apa bila kita ingin mengetahui apakah rumah kita telah di masuki oleh para malaikat dan kita telah di salami olah malaikat Jibril di malam Lailatul Qadr, maka lihatlah diri kita apakah hati kita lembut apakah mata kita selalu mencucurkan air matanya karena Allah?
        Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Lapar yang Membawa HikmahMy Profile

        • Bang Iwan August 27, 2010 at 3:06 pm

          Maka apabila kita telah dapati hal hal tersebut di diri kita maka kita termasuk didalam golongan orang-orang yang berbahagia yang melebihi orang-orang ahli ibadah dari kalangan Bani Israil dan kita termasuk didalam golongan orang-orang yang patut untuk dibanggakan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di hari kiamat nanti di hadapan para Nabi dan Rasul.
          Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Lapar yang Membawa HikmahMy Profile

          • Bang Iwan August 27, 2010 at 3:06 pm

            Di katakan oleh para Ulama bahwa diantara tanda-tanda malam Lailatul Qadr adalah pagi harinya matahari bersinar cerah, tetapi sinarnya tidak terlalu panas dan hari itu penuh dengan ketenangan dan ketenteraman sehingga dikatakan tidak terdengar gonggongan anjing, dan banyak lagi tanda-tanda yang lainnya.
            Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Lapar yang Membawa HikmahMy Profile

            • Bang Iwan August 27, 2010 at 3:07 pm

              Dan juga banyak dari orang-orang yang berhati suci mengetahui kedatangan malam Lailatul Qadr. Sehinngga diriwayatkan didalam hadist bahwasanya istri Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Sayyidatuna Aisyah Radhiallahu Anha bertanya kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam: “Ya Rasulullah apabila aku mengetahui kedatangan malam Lailatul Qadr apa yang aku baca?” Maka menjawab Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam: “Ya Aisyah apabila egkau mengetahui kedatangan Lailatul Qadr maka bacalah ya Allah sesungguhnya engkau maha pengampun dan menyukai ampunan maka ampunilah aku”.
              Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Lapar yang Membawa HikmahMy Profile

              • Bang Iwan August 27, 2010 at 3:08 pm

                Dari sini kita mengambil kesimpulan bahwa beberapa orang mengetahui tentang kedatangan malam karena itulah Sayyidatuna Aisyah berkata: “Apabila aku mengetahuinya” dan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menjawab pertanyaan Sayyidatuna Aisyah sebab apabila pertaanyaan Sayyidatuna Aisyah salah, dan tidak ada orang yang mengetahui kedatangan Lailatul Qadr maka untuk apa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menjawab pertanyaan Sayyidatuna Aisyah. Oleh karena itulah diriwayatkan oleh ahli sejarah bahwa dibeberapa kota muslim yang penuh dengan Ulama, seperti di negeri Yaman perempuan-perempuan berbincang-bincang dengan sesama mereka (mengosip) dan mereka mengatakan kepada temannya: “Apakah kamu melihat Lailatul Qadr semalam?” Maka temannya menjawab: “Ya aku pun melihatnya”. Dan begitulah yang menjadi obrolan mereka di pagi hari Lailatul Qadr.

  • Bang Iwan August 27, 2010 at 1:57 pm

    Perlu kita ketahui hikmah di rahasiakannya kedatangan malam Lailatul Qadr adalah agar kita Umat Islam berjaga-jaga dan bersiap-siap dengan melakukan ibadah disetiap malam dibulan Ramadhan tanpa harus menentukan satu malam atau menjadikan malam tertentu lebih dari malam lainnya.
    Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Lapar yang Membawa HikmahMy Profile

  • munir ardi August 25, 2010 at 10:42 am

    hanya orang – orang terpilih yang bisa menjumpai malam itu
    Entri terbaru munir ardi – Hidup Seorang BloggerMy Profile

  • fais August 16, 2010 at 1:03 am

    Nabi shallallahu’alaihi wa sallam pernah mengabarkan kita di beberapa sabda beliau tentang tanda-tandanya, yaitu:

    1. Udara dan suasana pagi yang tenang

    Ibnu Abbas radliyallahu’anhu berkata: Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda:

    “Lailatul qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah” (Hadist hasan)
    Entri terbaru fais – Contest Hidup Seorang Blogger dari sobat Denaihati yang Hidup Untuk MemberiMy Profile

    • fais August 16, 2010 at 1:04 am

      2. Cahaya mentari lemah, cerah tak bersinar kuat keesokannya

      Dari Ubay bin Ka’ab radliyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda:

      “Keesokan hari malam lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan” (HR Muslim)
      Entri terbaru fais – Contest Hidup Seorang Blogger dari sobat Denaihati yang Hidup Untuk MemberiMy Profile

      • fais August 16, 2010 at 1:05 am

        3. Terkadang terbawa dalam mimpi

        Seperti yang terkadang dialami oleh sebagian sahabat Nabi radliyallahu’anhum
        Entri terbaru fais – Contest Hidup Seorang Blogger dari sobat Denaihati yang Hidup Untuk MemberiMy Profile

      • fais August 16, 2010 at 1:06 am

        4. Bulan nampak separuh bulatan

        Abu Hurairoh radliyallahu’anhu pernah bertutur: Kami pernah berdiskusi tentang lailatul qadar di sisi Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam, beliau berkata,

        “Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan.” (HR. Muslim)
        Entri terbaru fais – Contest Hidup Seorang Blogger dari sobat Denaihati yang Hidup Untuk MemberiMy Profile

      • fais August 16, 2010 at 1:07 am

        5. Malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)

        Sebagaimana sebuah hadits, dari Watsilah bin al-Asqo’ dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam:

        “Lailatul qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)” (HR. at-Thobroni dalam al-Mu’jam al-Kabir 22/59 dengan sanad hasan)
        Entri terbaru fais – Contest Hidup Seorang Blogger dari sobat Denaihati yang Hidup Untuk MemberiMy Profile

        • fais August 16, 2010 at 1:08 am

          6. Orang yang beribadah pada malam tersebut merasakan lezatnya ibadah, ketenangan hati dan kenikmatan bermunajat kepada Rabb-nya tidak seperti malam-malam lainnya.

          Wallahua’lam

    • fais August 16, 2010 at 1:08 am

      Sebagaimana kita ketahui, Allah menurunkan Al Quran dalam bulan Ramadan dan malam turunnya Al Quran itu adalah malam qadar, malam yang penuh keberkatan sebagaimana disampaikan oleh Allah dalam firmannya:

      “Sesungguhnya kami telah menurunkan Al Quran pada malam Al Qadar dan tahukah kamu apa yang dimaksud dengan malam kemuliaan (Al Qadar) itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahterahlah (malam itu) sampai terbit fajar. “ (QS.Al Qadr ayat 1-5)

      • fais August 16, 2010 at 1:09 am

        Juga diriwayatkan oleh HR Bukhari dari Aisyah, Rasulullah bersabda:

        “Carilah dengan hati-hati sekali malam Al Qadar itu di malam-malam yang ganjil dari puluhan yang akhir dari Ramadan.”

        Dari firman Allah dan hadis tersebut di atas kita mengetahui bahwa malam Lailatul Qadar terjadi dalam bulan Ramadan pada malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Karena tidak ada seorang manusiapun yang mengetahui kapan malam yang nilainya sama dengan seribu bulan itu akan datang, terlebih lagi di negeri kita sering terjadi perbedaan penetapan awal Ramadan yang menyebabkan perbedaan jatuhnya hari-hari ganjil pada sepuluh hari terakhir.

        • fais August 16, 2010 at 1:09 am

          Maka sebaiknya di setiap malam sepuluh hari terakhir itu kita selalu mempersiapkan diri untuk menyambut datangnya malam Lailatul Qadar dengan memperbanyak ibadah, yaitu memperbanyak salat, istighfar, tahlil, tahmid dan ibadah-ibadah lainnya.

  • Steward John July 25, 2010 at 8:46 pm

    Wah, panjangnya komen Bang Iwan ni… Boleh publish satu entry khas ni.. hehe
    Entri terbaru Steward John – DoFollow and NoFollowMy Profile

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:53 am

    demikian sekedar kongsi pendapat untuk mengisi ruang koment yang kosong ini, kalaupun ada yang salah, sudilah kiranya dimaafkan.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:52 am

    Rasulullah SAW bersabda: “Perangilah nafsu kamu dengan menahan lapar dan dahaga, karena pahalanya seperti pahala orang yang berjihad di jalan Allah dan tidak ada amalan yang disukai di sisi Allah daripada menahan lapar dan dahaga”. Wallahu a’lam.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:52 am

    Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang maha mendengar dan yang maha mengabulkan do’a. Semoga shalawat dan salam sejahtera Allah senantiasa terlimpah bagi hamba dan Rasul-Nya yang mulia Muhammad SAW”.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:52 am

    “Ya Allah, tolonglah kami untuk bisa melakukan ibadah pada malam kemuliaan. Berikan kepada kami berkat kebajikannya. Ampunilah kami. Terimalah permohonan kami agar Engkau berkenan membebaskan kami semua dari siksa neraka.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:51 am

    Agaknya masalah tersebut tidak perlu diperdebatkan, karena seluruh malam yang ganjil dari sepuluh malam terakhir, terdapat hadist yang memaparkan bahwa malam itu adalah lailatul qadr. Menurut pandangan kami (Athiyah Muhammad Salim), yang tepat ialah bahwa lailatul qadr itu tidak menentu dan berpindah-pindah.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:51 am

    Rasulullah SAW sudah menjelaskan kepada para sahabatnya mengenai tanggal dari pada malam lailatul qadr tersebut, yakni disekitar bilangan sepuluh hari yang terakhir pada bulan Ramadhan.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:50 am

    Do’a tersebut mencakup segala kebajikan. Masalahnya kalau orang sudah diberikan ampunan, maka jiwa dan raganya akan terpelihara. Ia pun akan dipelihara dari hisab (perhitungan amal) dan siksa, sehingga ia akan memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:50 am

    Malam kemuliaan merupakan karunia yang tiada duanya. Siapapun yang sampai terlambat memanfaatkannya, maka sama halnya ia telah berlaku aniaya terhadap dirinya sendiri. Karena istrinya Aisyah ra, Rasulullah SAW pernah memberikan wasiat:
    “Apabila kamu mendapati malam itu (lailatul qadr), maka bacalah do’a ini: Allahumma innaka ‘afqun tuhibbul ‘afwa fa’annii. (Ya Allah, sesungguhnya Engkau maha pengampun, Engkau suka mengampuni, maka ampunilah aku)” (HR Tarmidzi).

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:50 am

    Ini mendorong kita untuk menyuarakan kepada segenap dunia bahwa sesungguhnya agama kita dan misi atau risalah nabi kita, adalah agama dan misi kesejahteraan yang selalu diperbaharui setiap tahunnya.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:49 am

    Para malaikat pun ikut turun dengan membawa segenap kesejahteraan. Pada malam itu seolah-olah seluruh dunia tengah terjaga menyambut tanda-tanda kesejahteraan, kedamaian, kebajikan dan keselamatan.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:49 am

    Apabila Jibril waktu itu turun dengan membawa wahyu dan syariat Islam, maka pada malam kemuliaan itu beliau turun lagi setelah mendapat izin dari Rabbnya untuk mengatur segala urusan yang berlaku setahun bagi penghuni bumi.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:49 am

    Satu lagi keistimewaan malam kemuliaan tersebut ialah, kalau peristiwa turunnya malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW membawa wahyu sudah berlalu, maka pada malam kemuliaan itu seakan-akan merupakan rekonstruksinya ataupun demi pembaharuan kesejahteraan bagi manusia.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:48 am

    Karenanya, gelap kesesatan hilang sirna. Pada malam itu Allah menghidupkan hati manusia kalau mereka mau melakukan amal-amal yang saleh. Pada malam itu turun para malaikat dan termasuk juga Jibril.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:48 am

    Suatu hal yang perlu diperhatikan mengenai keistimewaan malam kemuliaan ini ialah, bahwa Allah memuliakan segenap manusia dengan cara menurunkan cahaya petunjuk pada malam itu.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:48 am

    Demi hal itu beliau melakukan i’tikaf di masjid, seraya melepaskan diri dari segala kesibukan dunia. Beliau bersabda: “Barang siapa melakukan ibadah pada malam kemuliaan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni”.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:47 am

    Seribu bulan lebih lamanya daripada 83 tahun (sepanjang umur manusia). Dan melakukan ibadah pada malam itu pahalanya setara dengan melakukan ibadah sepanjang masa. Tentu saja itu merupakan kemurahan. Oleh karena itulah Rasulullah menjadi orang yang paling antusias untuk melakukannya.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:47 am

    Al Qadr berarti kemuliaan atau tempat kedudukan yang tinggi, atau dikatakan juga takdir (ketentuan) dan keduanya dianggap benar. Ia merupakan tempat menentukan segala urusan dalam setiap tahun, seperti firman Allah: “Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Quran pada suatu malam yang diberkati, dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah” (Ad Dukhan 3-4).

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:47 am

    Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemulian itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh dengan kesejahteraan sampai terbit fajr” (Al Qadr 1-5).

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:46 am

    Saudaraku yang baik, Rasulullah SAW sengaja memperlihatkan keistimewaan yang ada pada malam kemuliaan (lailatul qadr) yang penuh berkah itu. Karena beliau tahu bahwa dahulu pernah ada seorang lelaki bani Israil yang selama 1000 bulan selalu memakai pedang berjuang dijalan Allah. Karena umur ummatnya tidak ada yang sepanjang itu, maka Allah menurunkan surat Al-Quran yang menerangkan mengenai malam kemuliaan itu: “Sesungguhnya kami menurunkannya (al-Quran) pada malam kemuliaan.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:46 am

    Saudaraku yang budiman, para ulama menerangkan bahwa hikmah disembunyikannya malam qadar, tidak ditegaskan malamnya, ialah supaya kita berusaha mencarinya, meningkatkan ibadah di setiap malam, membanyakkan doa semoga memperolehnya, sebagaimana yang dilakukan ulam salaf.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:45 am

    Semoga Allah Yang Maha Agung, memberi kesempatan kepada kita untuk mengecap, menikmati, dan melampaui malam lailatul qadar pada bulan Ramadhan ini dengan kesungguhan beribadah dan keikhlasan hati.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:45 am

    kita sebagai hamba Allah yang benar-benar memahami kebenaran kekuasaannya sadar bahwa usaha kita dalam mencari lailatul qadar ini adalah untuk membuktikan dan merealisasikan penghambaan kita kepada Allah Swt, sehingga hal itu mengingatkan kita, seharusnya kita bersama-sama mendekatkan diri kapanpun dan dimanapun, tanpa dibatasi ruang dan waktu.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:44 am

    Dengan begitu kita tidak khawatir akan terlepas dari malam lailatul qadar. Karena kita mencarinya hanya pada malam-malam tertentu.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:43 am

    Berangkat dari sini, kita bisa menyikapinya dengan senatiasa mengoptimalkan ibadah kita di 10 malam terakhir dalam bulan yang penuh rahmat ini.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:43 am

    Oleh karena itu merupakan keharusan yang tidak bisa tidak bagi kita, untuk mengejarnya, sehingga janji-janji Allah yang telah ditaburkan itu benar-benar bisa kita dapatkan.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:43 am

    Siapa yang bisa menjamin bahwa usia kita akan sampai Ramadhan tahun-tahun yang akan datang.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:42 am

    Tentu alangkah sombongnya manusia yang sangat membutuhkan pengampunan dari Allah atas perbuatan-perbuatan mereka yang banyak menyimpang, apabila mereka menyia-nyiakan kesempatan emas yang bersifat tak tentu akan mereka dapatkan di masa-masa yang akan datang.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:42 am

    Rasulullah, suatu ketika mengatakan “Barang siapa beramal pada malam lailatul qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka terampunilah dosa-dosanya yang telah lalu”. Tidak berlebihan memang, kalau Allah menamainya yang kebaikannya melebihi seribu bulan.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:42 am

    Adalah sangat disunahkan bagi kita untuk berusaha memperolehnya dengan memperbanyak ibadah dan amalan-amalan yang baik.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:41 am

    Karena itulah, Ramadhan dengan lailatul Qadar-Nya sebagai media yang bisa mengantarkan kita pada kesucian.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:41 am

    Mungkin lebih baik jika kita pusatkan perhatian pada kesiapan mental, kejernihan hati, ketulusan jiwa, keadilan pikiran, kepenuhan iman kita, serta totalitas iman dan kepasrahan jiwa kita kepada Allah Azza Wa Jalla.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:41 am

    Tampaknya bagi kita tidak menjadi persoalan kapan lailatul qadar itu didatangkan, tetapi yang penting adalah menjemput kedatangannya pada setiap waktu dan mempersiapkan diri untuk itu.

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:40 am

    Banyak sekali hadist yang menerangkan bahwa kaum muslim hendaklah mencari lailatul qadar diantara tanggal ganjil pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan (HR Bukhari) atau tujuh malam terakhir bulan itu (HR Bukhari).

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:40 am

    Sebagai malam yang terbaik dan paling barakah diantara malam yang ada, didalamnya Allah telah menjanjikan pada hambanya yang ikhlas dan berharap untuk mendapatkan perlindungan-Nya di hari akhir, akan melipatgandakan sampai 1000 bulan untuk amal-amalan kebaikan yang dilakukan pada malam ini.
    Entri terbaru Bang Iwan – Hari Anak Nasional 2010 Versi BloggerMy Profile

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:39 am

    Banyak penjelasan Rasulullah saw yang sampai pada kita tentang keutamaan-keutamaan malam yang penuh berkah ini.
    Entri terbaru Bang Iwan – Hari Anak Nasional 2010 Versi BloggerMy Profile

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:39 am

    Rasulullah saw, bersabda, “Barangsiapa yang beribadah pada malam Lailatul Qadr, niscaya diampuni dosa-dosanya yang sudah lewat. (HR Bukhari dan Muslim)
    Entri terbaru Bang Iwan – Hari Anak Nasional 2010 Versi BloggerMy Profile

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:38 am

    Betapa agungnya Ramadhan sehingga tak ada selainnya yang mendapatkan malam mulia yang lebih baik dari seribu bulan.
    Entri terbaru Bang Iwan – Hari Anak Nasional 2010 Versi BloggerMy Profile

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:38 am

    Bahkan salah satu malam yang diselimuti keberkahan hanya terdapat pada salah satu malam di bulan Ramadhan.
    Entri terbaru Bang Iwan – Hari Anak Nasional 2010 Versi BloggerMy Profile

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:38 am

    Banyak sekali kelebihan-kelebihan yang Allah berikan kepada hamba-Nya melalui Ramadhan ini, sehingga wajar kalau Rasulullah mengekspresikan keutamaannya dengan perkataan “Apabila umat ini tahu apa yang ada dalam Ramadhan, niscaya mereka akan mengharapkan hal itu selam satu tahun penuh.” (HR Tabrani).
    Entri terbaru Bang Iwan – Hari Anak Nasional 2010 Versi BloggerMy Profile

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:37 am

    Ramadhan, merupakan salah satu sarana yang Allah berikan kepada kita memperoleh ampunan-Nya.
    Entri terbaru Bang Iwan – Hari Anak Nasional 2010 Versi BloggerMy Profile

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:33 am

    Namun Allah senantiasa mengasihi dengan memberi kita kemudahan-kemudahan untuk mensucikan diri dari karat-karat dosa dan kemaksiatan. Tak bisa dibayangkan, sebesar apa noda hitam kemaksiatan itu tergores dalam hati, apabila Allah tidak melimpahkan ampunan-Nya yang Maha Luas.
    Entri terbaru Bang Iwan – Hari Anak Nasional 2010 Versi BloggerMy Profile

  • Bang Iwan July 24, 2010 at 10:33 am

    Saudaraku, begitu besar kasih sayang yang diberikan Allah kepada hamba-Nya. Lihattlah kita, manusia, sebagai hamba-Nya dengan tabiat yang sering jatuh bangun dalam lumpur dosa.
    Entri terbaru Bang Iwan – Hari Anak Nasional 2010 Versi BloggerMy Profile

Trackbacks
  • [...] meninggalkan puasa terutama di 10 terakhir ramadhan yang sepatutnya kita bertungkus lumus mencari Lailatulqadar.Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: “Setiap hamba [...]

  • malam lailatul qadar March 22, 2010 at 9:24 am

    [...] kami pada malam Lailatul Qadar, dan memuliakan kami dengan dengan pahalanya yang agung. …Aku jumpa Lailatul Qadar | DenaihatiDengan amalan yang ada ni rasanya belum layak untuk aku berjumpa dengan Lailatul Qadar. Aku memang [...]