Tuntutlah ilmu sehingga negeri China, dari dalam buaian sehingga ke liang lahat. Ayat Al-Quran pertama yang diturunkan Allah ke umatnya melalui Rasulullah juga meminta kita mencari ILMU…
Setelah kita ada ilmu apa pula hak ilmu itu??? Hak ilmu adalah AMAL. Amal tanpa ilmu menyesatkan, Ilmu tanpa amal merosakkan. Sheikh Qadir Jailani dalam bukunya mengatakan manusia tanpa ilmu itu sekali bodoh tapi manusia dengan ilmu tapi tak mengamalkan itu 7 kali bodoh.
Apa pulak hak AMAL itu?? Hak amal itu IKHLAS… amalan yang tidak ikhlas hanya sia-sia. Ikhlas ini ibarat semut hitam di atas baru hitam di malam yang gelap gelita. Apabila semut bergerak Allah pasti tau walaupun manusia tidak tahu..
Nasihat untuk aku sendiri kejarlah ilmu, amalkan dan buatlah seikhlas-ikhlasnya..kerana Allah SWT.
betapa susahnya nak berbuat ikhlas semata karena Allah
hanya Amalan yang Ikhlas sahaja
diterima Allah.
IKhlas ini hanya Allah yang tahu ukurannya
Entri terbaru munir ardi – Pesan Dari Sesama Guru Daerah Terpencil
ilmu yang disampaikan ilmu
benar.tak menipu dan bukan
kepentingan diri sendiri.
negara China tu.mereka lebih
bertamadun daripada negara Jepun.
Betul ker? tapi teknologi Jepun tu macam lagi maju jer dari China
Entri terbaru Steward John – Nuffnang is coming to KK
orang Arab ada cakap macam tu.
beberapa bulan yang lepas.Ustazah
ada cakap macam ni juga.
Namun jika tidak, maka ilmu akan meninggalkan amal perbuatan, dan dia akan tetap tinggal tanpa memberikan faedah apa pun.
Jika demikian nilai apa yang dimiliki seorang manusia yang mempunyai segudang teori dan pengetahuan namun tidak mempraktikkannya dalam dunia nyata.
Pertalian ilmu dengan amal tidak hanya dituntut dari para pelajar agama dan para ahli yang mendalami suatu ilmu, melainkan juga dituntut dari setiap orang, baik yang memiliki ilmu sedikit ataupun banyak.
Namun, tentunya orang-orang yang berilmu memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam hal ini, kerana mereka memiliki kemampuan yang lebih.
Betul ker orang yang berilmu tinggi memiliki tanggungjawab yang besar? rasanya orang lama lagi tahu lagi banyak kan melalui pengalaman dorang tu.
Entri terbaru Steward John – Time Traveler Caught on Charlie Chaplin’s Film
Allah SWT berfirman di dalam surat Ash-Shaff, ayat (2-3), “Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. Sungguh besar murka Allah kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.”
Jika kita memperhatikan ayat-ayat al-Qur’an, nescaya kita akan menemukan bahawa al-Qur’an senantiasa menggandengkan ilmu dengan amal.
Makna ilmu diungkapkan dalam bentuk kata iman pada banyak tempat, dengan pengertian bahawa iman adalah ilmu atau keyakinan.
betapa ilmu dan amal shaleh memiliki kaitan yang erat yang tidak dapat dilepaskan satu sama lain.
Kerana keduanya bagai dua keping mata wang, yang saling memberi erti. Inilah yang sejalan dengan ucapan Imam Ali Abi Thalib, “Iman dan amal adalah dua saudara yang senantiasa beriringan dan dua sahabat yang tidak berpisah. Allah tidak akan menerima salah satu dari keduanya kecuali disertai sahabatnya.”
Dengan perspektif kesepaduan ilmu dan amal, maka akan memberikan perkembangan ke arah perbaikan dalam kehidupan masyarakat.
Masyarakat akan berlumba-lumba dalam memberikan amal shaleh satu sama lain. Imam Ali Abi Thalib berkata, “Jangan sampai ilmumu menjadi kebodohan dan keyakinanmu menjadi keraguan. Jika engkau berilmu, maka beramallah, dan jika engkau yakin maka majulah.”
Dengan ilmu yang benar, serta amal shaleh maka masyarakat bergerak dari kebodohan menuju kepintaran, dari ketertinggalan menuju kemajuan dan dari kehancuran menuju kebangkitan.
Tidak ada faedahnya ilmu yang tidak diamalkan. Amal merupakan buah dari ilmu, jika ada orang yang mempunyai ilmu tapi tidak beramal maka seperti pohon yang tidak menghasilkan manfaat bagi penanamnya.
Begitu pula, tidak ada manfaatnya ilmu fikih yang dimiliki seorang fakih jika dia tidak mengubahnya menjadi perbuatan.
Begitu juga, tidak ada faedahnya teori-teori atau penemuan-penemuan yang ditemukan seorang ilmuwan jika tidak diubah menjadi perbuatan nyata. Kerana wujud dari pengetahuan itu adalah amal dan karya nyatanya.
Ilmu tanpa diiringi dengan amal maka hanya berupa konsep-konsep saja.
Ilmu yang tidak dilanjutkan dengan perbuatan, mungkin kita dapat menyebutnya sebagai pengetahuan teoritis.
Namun, apa faedahnya ilmu teoritis jika kita tidak menerjemahkannya ke dalam ilmu praktik, dan kemudian meneruskannya menjadi perbuatan yang mendatangkan hasil?
Jika ilmu tidak dipraktikkan, maka akan memberikan dampak yang negatif.
Salah-satu penyakit sosial yang paling berbahaya yang melanda berbagai umat – termasuk umat Islam – adalah penyakit pemutusan ilmu-khususnya ilmu-ilmu agama – dari amal perbuatan, dan berubahnya ilmu menjadi sekumpulan teori belaka yang jauh dari kenyataan dan penerapan.
Padahal, kaedah Islam menekankan bahawa ilmu senantiasa menyeru kepada amal perbuatan.
Keduanya tidak ubahnya sebagai dua benda yang senantiasa bersama dan tidak terpisah satu sama lain.
Jika amal memenuhi seruan ilmu maka umat menjadi baik dan berkembang.
Pengertian amal dalam pandangan Islam adalah setiap amal saleh, atau setiap perbuatan kebajikan yang diredhai oleh Allah SWT. Dengan demikian, amal dalam Islam tidak hanya terbatas pada ibadah, sebagaimana ilmu dalam Islam tidak hanya terbatas pada ilmu fikih dan hukum-hukum agama.
Ilmu ini mencakup semua yang bermanfaat bagi manusia seperti meliputi ilmu agama, ilmu alam, ilmu sosial dan lain-lain.
Ilmu-ilmu ini jika dikembangkan dengan benar dan baik maka memberikan dampak yang positif bagi peradaban manusia. Misalnya, perkembangan sains akan memberikan kemudahan dalam lapangan praktikal manusia.
Demikian juga perkembangan ilmu-ilmu sosial akan memberikan penyelesaian untuk pemecahan masalah-masalah di dalam masyarakat.
Jadi, mengiringi ilmu dengan amal merupakan keharusan. Dalam pandangan Khalil al-Musawi dalam buku Bagaimana Menjadi Orang Bijaksana, hubungan ilmu dengan amal dapat difokuskan pada dua hal.
Pertama, ilmu adalah pemimpin dan pembimbing amal perbuatan.
Amal boleh lurus dan berkembang bila didasari ilmu.
Berbuat tanpa didasari pengetahuan tidak ubahnya dengan berjalan bukan di jalan yang benar, tidak mendekatkan kepada tujuan melainkan menjauhkan.
Dalam semua aspek kegiatan manusia harus disertai dengan ilmu, baik itu yang berupa amal ibadah mahu pun amal perbuatan lainnya.
Dalam ibadah harus disertai dengan ilmu. Jika ada orang yang melakukan ibadah tanpa didasari ilmu tidak ubahnya dengan orang yang mendirikan bangunan di tengah malam dan kemudian menghancurkannya di siang hari.
Sedangkan kedua, sesungguhnya ilmu dan amal saling beriringan. Barangsiapa berilmu maka dia harus berbuat, baik itu ilmu yang berhubungan dengan masalah ibadah maupun ilmu-ilmu yang lain.
Begitu juga, hal ini pun berlaku pada amal perbuatan yang lain, dalam berbagai bidang. Memimpin sebuah negara, misalnya, harus dengan ilmu. Negara yang dipimpin oleh orang bodoh akan dilanda kekacauan dan kehancuran.
“Ilmu itu akan semakin bertambah dengan menginfakkannya. Dan akan berkurang jika engkau rapat menyimpannya.”
Juga, di antara zakat ilmu adalah mengamalkannya, karena dengan mengamalkannya, maka ini merupakan cara mendakwahkannya.
Orang yang meniru seorang ulama karena amal perbuatannya lebih banyak daripada yang menirunya karena ucapannya. Dan ini merupakan zakat dari ilmu tersebut, karena orang lain akan mengambil manfaatnya.
Dan karena keagungan ilmu inilah, maka dia akan semakin bertambah dengan semakin banyak didermakan namun akan berkurang kalau disimpan. .
Jangan engkau berdalih dengan rusaknya zaman dan banyaknya orang-orang fasiq dan kecilnya manfaat dari sebuah nasihat lalu engkau tidak menjalankan kewajiban menyampaikan ilmu.
Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Berkah Ramadhan Denaihati
Kalau itu yang engkau lakukan, maka itu akan menjadikan orang-orang fasiq memperoleh kesempatan emas agar benar-benar bisa meninggalkan perbuatan mulia dan mengangkat bendera kehinaan.
Entri terbaru Metrolisa – Hidup Seorang Blogger
Zakat ilmu itu bisa dengan beberapa cara. Pertama, menyebarkan ilmu.
Entri terbaru Metrolisa – Hidup Seorang Blogger
Sebagaimana seseorang bershadaqah dengan hartanya, maka seorang yang berilmu bersedhaqah dengan ilmunya.
Entri terbaru Metrolisa – Hidup Seorang Blogger
Bahkan, shadaqahnya orang yang berilmu lebih kekal dan sedikit biaya.
Entri terbaru Metrolisa – Hidup Seorang Blogger
Sisi lebih kekalnya karena barangkali ada sebuah kalimat saja yang disampaikan oleh seorang ulama, namun didengar oleh orang banyak.
Tanyalah pada dirimu sendiri tentang tanda-tanda ilmu yang bermanfaat, apakah tanda-tanda di bawah ini ada pada dirimu?
Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Berkah Ramadhan Denaihati
(1) Mengamalkannya,
(2) tidak suka dipuji dan menyombongkan diri kepada orang lain,
(3) semakin tawadhu’ setiap kali bertambah ilmu,
(4) menjauhi cinta kedudukan, popularitas, dan keduniaan,
(5) tidak mengklaim dirinya berilmu,
(6) berprasangka buruk kepada dirinya sendiri namun berprasangka baik kepada orang lain agar tidak mencela mereka.
Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Berkah Ramadhan Denaihati
Tunaikanlah zakat ilmu, yaitu dengan menegakkan kebenaran, memerintahkan kepada yang ma’ruf, mencegah yang munkar, menimbang antara yang maslahat dengan mudharat, menyebarkan ilmu, suka memberi manfaat dan pertolongan serta kebaikan bagi umat Islam dalam musibah yang menimpa mereka.
Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Berkah Ramadhan Denaihati
Dari Abu Hurairah r.a., sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda, “Apabila anak Adam meninggal dunia, maka akan terputus amalnya kecuali tiga perkara: shadaqah jariyah (amal yang pahalanya selalu mengalir), ilmu yang bernamfaat, atau anak shaleh yang mendoakannya.” (HR Muslim dan lainnya).
Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Berkah Ramadhan Denaihati
Sebagian ulama berkata, “Tiga perkara ini tidak mungkin bisa terkumpul pada diri seseorang kecuali pada seorang ulama yang mengajarkan ilmunya.”
Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Berkah Ramadhan Denaihati
Karena, kalau dia mengajarkan ilmu, itu merupakan shadaqah dan orang yang belajar kepadanya adalah anaknya.
Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Berkah Ramadhan Denaihati
Maka, perhatikanlah adab ini karena ini adalah buah dari ilmumu.
Sebelum menjadi seorang islam mesti lah memiliki ilmu ke islaman yang lengkap ,setelah lengkap dengan ilmu ,barulah beramal dengan ilmu itu,dengan beramal dengan ilmu, barulah datang iman,makam amal adalah ilmu makam iman adalah amal, dengan adanya ini barulah islam sejati, sama sama kita merenung sejenak,…:
Entri terbaru Bang Iwan – Hidup Seorang Blogger Berkah Ramadhan Denaihati
Namun, jika kita sadari di Kitab Suci (Al-Qur’an) pun Allah bersabda dan menjanjikan yang intinya adalah masalah yang diturunkan kepada kita, tidak akan pernah melebihi batas kemampuan kita untuk menyelesaikannya.
Entri terbaru Bang Iwan – Hujan Meteor Perseid
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ( رضي الله عنه ) Rasulullah bersabda,
“Barangsiapa diberi fatwa tanpa ilmu maka dosanya adalah atas orang yang memberi fatwa tersebut. Barangsiapa menganjurkan satu perkara kepada saudaranya seagama sementara ia tahu bahwa ada perkara lain yang lebih baik berarti ia telah mengkhianatinya.”
Entri terbaru fais – Marhaban Ya Ramadhan
Rasul tidak hanya memberi perintah, melainkan Beliau juga mencontohkan langsung kepada umatnya bagaimana cara hidup di dunia, yakni setiap gerak langkah selalu bermuara pada harapan akan keridhaan Allah. Semua orang sepakat bahwa Beliau SAW adalah sosok yang paling rajin bekerja dan beramal shalih.
Sungguh teladan yang sangat baik di teladani ya Bang,,,
Entri terbaru fais – Marhaban Ya Ramadhan
Kerana itulah dalam melakukan apa saja pekerjaan, terutama yang berhubungan dengan agama Islam, baik dalam hubungan kita dengan Allah atau sesama manusia serta alam ini. Maka kita harus berangkat dari sebuah keyakinan terlebih dahulu, keikhlasan dan ketulusan semata-mata kerana Allah, tetapi pada saat yang sama kita melakukannya atas dasar ilmu yang telah kita miliki itu. Inilah makna dari amal yang ikhlas, maka ketika Allah telah menegaskan bahawa kita ini diberi hidup dan mati atas landasan ujian di antara kita yang paling baik amal perbuatannya, amal ibadahnya.
Ada tiga unsur utama yang harus ada di dalam sikap kita terhadap agama, yaitu iman, ilmu, dan amal. Maka, akan tidak ada artinya keyakinan kalau tidak ada amal perbuatan, tidak ada artinya ilmu yang kita punya kalau tidak melahirkan amal-amal sholeh dalam kehidupan kita, bahkan naudzubillah ilmu yang tidak bermanfaat. Justru akan menjadi bumerang yang menghancurkan diri kita dan orang-orang lain di sekitar kita.
Lalu, bagaimana kita menggabungkan tiga hal tersebut? Apakah kita harus percaya dulu, kemudian belajar lalu beramal? Bukanlah itu cara yang harus kita tempuh, melainkan antara keyakinan, ilmu pengetahuan dan amal perbuatan haruslah diupayakan secara bersamaan, karena ketiganya merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan.
Ketiga prinsip dasar itu harus senantiasa kita asah, kita perbaiki setiap saat, agar kita dalam melakukan sesuatu, benar-benar berangkat dari keyakinan dan berdasarkan ilmu pengetahuan. Dari keyakinan kita melahirkan dorongan untuk selalu belajar-belajar dan berbuat sesuatu dengan ilmu yang kita punya itu.
Inilah tiga hal yang harus senantiasa dijadikan prinsip dalam hidup kita, yaitu antara iman, ilmu dan amal, antara keikhlasan dalam hati, kecerdasan dalam otak dan ketulusan di dalam beramal.
Sungguh padat yah komentar Bang Iwan ni sehingga dapat merumuskan benda ni.
Entri terbaru Steward John – Generate income with Twitter
Saya percaya kalau macam tu.. Kalau benda tu dibiarkan saja, mesti jadi “tumpul” khan.
Entri terbaru Steward John – Generate income with Twitter
Bagemana kalau saya bilang kita percaya dulu, lalu dibelajar benda tu dan akhir sekali kita amalkan benda tu.
Entri terbaru Steward John – Generate income with Twitter
ketika seseorang beramal atau berbuat sesuatu tanpa atas dasar ilmu yang benar, tidak didasarkan kepada teori-teori atau syariat-syariat yang telah ditetapkan, tanpa memenuhi syarat dan rukun daripada pekerjaan itu. Pasti pekerjaan itu tidak menghasilkan sesuatu yang terbaik. Tak mungkin seseorang mampu berbuat atau beramal baik, kalau dia tiada ilmunya, pasti perbuatannya itu akan penuh dengan masalah.
Nah, saya kurang faham sih dengan komentarnya.. mau difahami ni nanti.
Entri terbaru Steward John – Generate income with Twitter
Orang yang beramal atau bekerja sesukahatinya, serta berbuat ala kadar, ataupun melakukan sesuatu kerana ingin dipuji orang bukan kerana Allah, biasanya selalu melakukan amal perbuatannya itu tanpa berlandaskan keyakinan dan kepercayaan yang teguh kepada Allah.
Melakukan sesuatu kerana ingin dipuji orang, memang tak bagus langsung.. Kena buat dengan hati yang ikhlas.
Entri terbaru Steward John – Generate income with Twitter
Ciri-ciri dari sebuah perbuatan atau amal yang ikhlas adalah apabila ia dilakukan dengan cara yang terbaik dan berkualiti (the best). Manusia yang berangkat dari niat yang benar, ikhlas kerana Allah kemudian dia mengetahui ilmu yang berhubungan dengan perbuatannya itu, pasti dia akan melakukan yang terbaik di dalam hidupnya.
Kalau perbuatan amal dilakukan dengan ikhlas dan telus mesti lagi bagus kan..
Entri terbaru Steward John – Generate income with Twitter
amal yang ikhlas itu merupakan amal perbuatan yang berangkat daripada keyakinan semata-mata kerana Allah, bukan kerana niat-niat yang ada di sebalik itu.
iya Bang..
terkadang orang beramal tu hanya ingin mendapatkan pujian…
Entri terbaru fais – Marhaban Ya Ramadhan
Sudah tersasar dari jalan yang sebenarnya.. Sepertinya mau menolong tapi mesti ada ganjarannya.
Entri terbaru Steward John – Generate income with Twitter
Yang penting mau beramal biar lahir dari hati kita sendiri yah
Entri terbaru Steward John – Generate income with Twitter
Allah menilai amal seseorang sesuai dengan petunjuk-petunjuk-Nya. Bagi Allah, amal yang memiliki nilai tertinggi di hadapan-Nya adalah amal yang dilakukan dengan ikhlas. Ikhlas bermaksud ianya bersumber dari satu keyakinan dan berdasarkan ilmu yang benar, sehingga lahirlah perbuatan yang terbaik.
Seorang ulama yang bernama Sufyan Ats Tsauri pernah berkata, “Sesuatu yang paling sulit bagiku untuk aku luruskan adalah niatku, karena begitu seringnya ia berubah-ubah.”
Entri terbaru fais – Marhaban Ya Ramadhan
Niat adalah pengikat amal. Keikhlasan seseorang benar-benar menjadi teramat sangat penting dan akan membuat hidup ini menjadi lebih mudah, indah dan jauh lebih bermakna.
Entri terbaru fais – Marhaban Ya Ramadhan
Bagus ayat tu dan setuju kalau keikhlasan itu penting.. biar kecil saja sedekah itu tapi kalau diberi dengan hati yang ikhlas, tentu sekali bessar maknanya
Entri terbaru Steward John – Generate income with Twitter
Amal kebaikan yang tidak terdapat keikhlasan di dalamnya hanya akan menghasilkan kesia-siaan belaka. Bahkan bukan hanya itu, ingatkah kita akan sebuah hadits Rasulullah yang menyatakan bahwa tiga orang yang akan masuk neraka terlebih dahulu adalah orang-orang yang beramal kebaikan namun bukan karena Allah?
Ya, sebuah amal yang tidak dilakukan ikhlas karena Allah bukan hanya tidak dibalas apa-apa, bahkan Allah akan mengazab orang tersebut, karena sesungguhnya amalan yang dilakukan bukan karena Allah termasuk perbuatan kesyirikan yang tak terampuni dosanya kecuali jika ia bertaubat darinya,..
Entri terbaru fais – Marhaban Ya Ramadhan
Allah berfirman yang artinya,
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An Nisa : 48)
Entri terbaru fais – Marhaban Ya Ramadhan
Maksudnya kita harus sentiasa diingatkan tentang sesuatu benda? takut lupa?
Entri terbaru Steward John – Generate income with Twitter
Ali bin Abi Thalib r.a. berkata, “Orang yang riya memiliki beberapa ciri; malas jika sendirian dan rajin jika di hadapan banyak orang. Semakin bergairah dalam beramal jika dipuji dan semakin berkurang jika dicela.”
Perjalanan waktulah yang akan menentukan seorang itu ikhlas atau tidak dalam beramal. Dengan melalui berbagai macam ujian dan cobaan, baik yang suka maupun duka, seorang akan terlihat kualitas keikhlasannya dalam beribadah, berdakwah, dan berjihad.
Entri terbaru fais – Marhaban Ya Ramadhan
Manusia tidak pernah terlepas dengan melakukan sifat mazmumah dalam pada ingin melakukan sifat mahmudah. Tetapi bila berkait dengan isu-isu agama bagai ada yang alpa. Kita harus menjadikan diri kita yakin dan menguasai hal-hal yang berkenaan dengan Islam, pada saat yang sama, kewajiban kita adalah mengamalkan apa yang menjadi ajaran Islam itu. Proses pengamalan inilah yang dinilai oleh Allah swt.
Seorang muslim hendaknya memiliki niat ikhlas dalam melakukan segala perbuatannya. Juatan dilakukan karena kerinduannya kepada Allah, bukan karena secara umum para tetangga pergi Jumatan. Namun andai ikhlas telah mampu dilakukan, menjadi tidak berguna mana kala melakukan segala hal dengan ikhlas tetapi tanpa ilmu. Ia hanyalah melakukan perbuatan dengan niat ikhlas yang mulia, namun ia tidak memperoleh apa-apa, karena ia tidak tahu bagaimana melakukannya secara benar, karena ia tidak memiiki ilmunya.
Jadi mari kita terus berloma mencari ilmu kemudian kita amalkan dengan penuh keikhlasan. Selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga kita semua menjadi hamba Allah yang semakin SuksesMulia.
wa, sejak dari June Bang Iwan berpuasa? selamat menunaikan ibadah Puasa Bang Iwan.
Entri terbaru Steward John – Generate income with Twitter
Al-Qur’an telah menjelaskan sifat orang-orang beriman yang ikhlas dan sifat orang-orang munafik, membuka kedok dan kebusukan orang-orang munafik dengan berbagai macam cirinya. Di antaranya disebutkan dalam surat At-Taubah ayat 44-45, “Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, tidak akan meminta izin kepadamu untuk (tidak ikut) berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa. Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir, dan hati mereka ragu-ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keragu-raguannya.”
Entri terbaru fais – Marhaban Ya Ramadhan
Semua orang akan rusak kecuali orang yang berilmu. Semua orang yang berilmu akan rusak kecuali orang yang beramal. Semua orang yang beramal akan rusak kecuali orang yang ikhlas. (Al-Ghazali).
Dilarang bicara tanpa ilmu..
Allah (سبحانه وتعالى) berfirman,
“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta ‘ini halal dan ini karam’, untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung,” (An-Nahl: 116).
Entri terbaru fais – Marhaban Ya Ramadhan
wah boleh nih jaf=di khatib bro
Entri terbaru munir ardi – Pesan Dari Sesama Guru Daerah Terpencil
Wa, bagus sungguh yah ayatnya Bang Iwan… Memang boleh dicatat ni sebagai peringatan saya.
Entri terbaru Steward John – Generate income with Twitter
Aku pengomel pertama disini, meskipun postingan lama.
Walaupun postingan lama tapi tetap saya ucapkan tahniah buat Bang Iwan yah.
Entri terbaru Steward John – Generate income with Twitter
ya selalu pertama di postingan lama
Entri terbaru munir ardi – Pesan Dari Sesama Guru Daerah Terpencil
tapi tetap terindeks tuh kalau koment pertama
Entri terbaru munir ardi – Pesan Dari Sesama Guru Daerah Terpencil
Maksud bro Munir dengan terindex tu apa sebenarnya yah?
Entri terbaru Steward John – KPLI Semakan Panggilan Temuduga KPLI 2011
Hehe.. Bang Iwan sudah selalu menjadi pengomen pertama dekat entri2 bro DH kan.
Entri terbaru Steward John – KPLI Semakan Panggilan Temuduga KPLI 2011
Bro munir pulak bila lagi mau jadi pengomen pertama dekat blog bro DH ni?
Entri terbaru Steward John – KPLI Semakan Panggilan Temuduga KPLI 2011